Televisi (TV)


Telivisi

Televisi (TV), adalah salah satu perkembangan teknologi untuk penyampaian berita dengan suara dan visual. Apabila radio merupakan alat penyampaian berita yang hanya dengan suara yang dapat kita dengar, maka televisi adalah media untuk penyampaian berita yang dapat kita dengar dan lihat. Karena televise adalah teknologi penyampaian berita yang menggunakan visual dan audio.

Pada mulanya Televisi hanya berwarna hitam dan putih. Karena pada saat penemuan televisi, belum ada teknologi yang menggunakan warna untuk televisi. Untuk jaman modern sekarang, kita bisa melihat televisi dengan berwarna. Tidak hanya berita yang dapat kita nikmati di televisi. Kita juga bisa menikmati hiburan-hiburan yang disajikan oleh perusahan-perusahan televisi lokal maupun internasional. Di jaman modern sekarang ini juga, televisi masih akan dikembangkan menjadi televisi dengan teknologi yang canggih. Misalkan, sekarang televisi bisa internetan, tapi sebelum-sebelumnya, televisi tidak bisa melakukan hal tersebut. Kita belum tahu akan masa depan televisi karena, pasti semakin berkembangnya teknologi, maka teknologi televisipun akan berkembang secara otomatis. Kita juga belum tahu bagaimana kemajuan teknologi di bidang pertelevisian nantinya. Apakah nanti TV masa depan bisa dilipat? Atau di jinjing bahkan bisa buat menelpon sekalipun. Tak ada yang tahu! Itulah imajinasi kita semua. Yang jelas televisi tidak akan pernah terlepas dari dunia ini. Semua orang membutuhkan televisi.

Televisi sendiri pertamakali ditemukan oleh Joseph May seorang berkebangsaan Irlandia. Pada tahun 1873 seorang operator telegram asal Valentia, Irlandia yang bernama Joseph May menemukan bahwa cahaya mempengaruhi resistansi elektris selenium. Ia menyadari itu bisa digunakan untuk mengubah cahaya kedalam arus listrik dengan menggunakan fotosel silenium (selenium photocell). Joseph May bersama Willoughby Smith (teknisi dari Telegraph Construction Maintenance Company) melakukan beberapa percobaan yang selanjutnya dilaporkan pada Journal of The Society of Telegraph Engineers. Hal ini merupakan embrio dari teknologi perekaman gambar. etelah beberapa kurun waktu lamanya kemudian diciptakan sebuah piringan metal kecil yang bisa berputar dengan lubang-lubang didalamnya oleh seorang mahasiswa yang bernama Julius Paul Gottlieb Nipkow (1860-1940) atau lebih dikenal Paul Nipkow di Berlin, Jerman pada tahun 1884 dan disebut sebagai cikal bakal lahirnya televisi. Sekitar tahun 1920 John Logie Baird (1888-1946) dan Charles Francis Jenkins (1867- 1934) menggunakan piringan karya Paul Nipkow untuk menciptakan suatu sistem dalam penangkapan gambar, transmisi, serta penerimaannya. Mereka membuat seluruh sistem televisi ini berdasarkan sistem gerakan mekanik, baik dalam penyiaran maupun penerimaannya. Pada waktu itu belum ditemukan komponen listrik tabung hampa (Cathode Ray Tube)

Begitulah televisi ditemukan pertama kalinya. Semakin lama teknologi televisi akan berkembang sering dengan perkembangan teknologi di dunia.

Advertisements

Thanks for visiting and reading my post. You can leave a comment right now. But, not a SPAM please...

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s