Tuhan Tidak Membiarkan Diri-Nya Dipermainkan (Galatia 6:7)


Note: artikel di bawah ini adalah merupakan karya orang lain yang saya postkan kembali karena artikel ini sangat  menarik. Semua artikel ini telah mendapatkan persetujuan dari yang menulis post ini. Post ini berasal dari Facebook.

Allah tdk membiarkan diri-Nya dipermainkan. Krn apa yg ditabur org, itu juga yg akn dituainya (Gal 6:7)

Berikut ini adlh kejadian2 nyata org2 yg mempermainkan Allah:

John Lennon (Penyanyi) :

Saat interview dgn American Magazine, ia berkata “Kekristenan akn berakhir & hilang. Saya tdk perlu menjelaskannya. Yesus sih OK, namun pengajarannya terlalu sederhana. Hari ini kami jauh lebih tenar dariNya” (1966). Stlh mengatakan hal itu, John tewas ditembak penggemarnya.

Tancredo Neves (Presiden Brazil)

Selagi kampanye, ia berkata bila mendapat 500.000 suara dr anggota partainya, mk tdk ada yg dpt mendepaknya dr posisi kepresidenan, BAHKAN TUHAN SENDIRI. Ia mdpt lbh dr 500.000 suara, tp SEHARI sblm peresmian jabatannya, ia sakit & mati.

Cazuza (Artis Brazil)

Dlm penampilannya di Canecia, Rio de Janeiro, smbl menghisap cerutu, ia mengebulkan asapnya ke udara smbl berkata : “Tuhan, ini utkMu”. Pd umur 32, ia meninggal krn kanker paru dlm kondisi yg mengerikan.

Marilyn Monroe (Artis USA)

Ia dikunjungi Billy Graham stlh memimpin sebuah KKR, yg mengatakan bhw Roh Allah mengirimnya utk menyampaikan sesuatu. Stlh mendengarkan apa yg disampaikan Billy Graham, ia berkata “Maaf, aku tidak memerlukan Yesus-Mu!”. Seminggu kemudian Marilyn ditemukan tewas di apartemennya.

Bon Scott (Ex Vocalis AC/DC)

Dlm slh satu lagu di albumnya (1979), ia mengatakan “Jgn hentikan aku. Aku sdg asyik berjalan ke neraka”. Pd tgl 19 Feb 1980, Bon Scott ditemukan meninggal krn TERSEDAK oleh MUNTAHNYA sendiri.

Campinas (2005),

Sekelompok anak muda yg mabuk menjemput seorg gadis, teman mrk, yg ditemani Ibunya hingga masuk ke mobil. Saking kuatirnya, Sang Ibu berkata “Tuhan besertamu, putriku.” Putrinya menjawab, “Boleh saja, ASALKAN IA DUDUK DI BAGASI. Krn di sini sdh penuh!”

Bbrp jam kmdian dikabarkan mobil tsb mengalami kecelakaan fatal. Rusak parah & bentuknya tak dpt dikenali lagi. Anehnya, BAGASINYA TETAP UTUH, bhkn ternyata sekotak telur di dlmnya td ada satupun yg pecah.

Yesus Itu Baik..!!!


SMS from my lovely mom and dad:

“Yesus itu Baik! Ia tidak pernah berkata “epen kah” saat kita mengeluh. Yesus tidak pernah berkata “test to” saat kita mengalami kegagalan. Yesus tidak pernah berkata “meledak sampe..!!” saat kita menangis tersedu. Karena YESUS mengasihi lebih dari yang kita tahu.. GBU All..!! Thanks to my mom and my dad yang sudah mengirim sms ini. Sangat terberkati. Biarlah yang lainnya juga ikut terberkati. :)”

 

Faith vs Worry


Head Note: Tulisan atau artikel ini bukan berasal dari saya. Saya bukan penulis artikel atau tulisan ini. Saya hanya me-re-post artikel ataupun tulisan ini dikarenakan artikel atau tulisan ini menarik.

“Faith in the future grace is the missing ethical power to overcome rebellion and motivate obedience”.

Kunci untuk menerima lebih lagi adalah percaya. Bagian yang seringkali sulit dilakukan orang Kristen adalah percaya. Saat Anda tidak percaya, Anda akan gagal menerima. Iman di dalam kasih karunia masa yang akan datang adalah kuasa etis yang hilang yang dibutuhkan untuk menaklukan pemberontakan dan memotivasi ketaatan. Masalahnya bukan terletak pada hati yang tidak bersyukur atau kurang bersyukur, tetapi pada kurangnya iman dalam kasih Tuhan bagi kita di masa yang akan datang.

Dosa umat Israel, yang mengakibatkan malaikat maut membinasakan mereka, adalah bersungut-sungut (1 Korintus 10:10). Ketika kita bersungut-sungut, kita sebenarnya sedang mencobai Tuhan, mengusik dan memprovokasi-Nya. Tuhan hanya digerakkan oleh iman: iman kita di dalam janji-janjiNya. Tanpa iman kita tidak mungkin berkenan kepada Tuhan (Ibrani 11:6). Ketika kita bersungut-sungut, iman kita mati dan Tuhan tidak berkenan, akibatnya kita membatasi Tuhan. Padahal Tuhan ingin melakukan lebih lagi untuk kita, Dia mau menyembuhkan kita, melepaskan kita, memberkati kita. Tetapi kita membatasi-Nya dengan ketidakpercayaan.

Salah satu bentuk lain dari ketidakpercayaan adalah kekuatiran, yaitu kondisi  hati dan pikiran yang cemas, resah, gelisah, yang mengakibatkan kita tidak bisa memiliki damai sejahtera.

Kekuatiran membangkitkan banyak kondisi hati dan pikiran yang berdosa lainnya. Beberapa contoh sikap dan perbuatan yang bedosa yang penyebabnya adalah kekuatiran:

  • Kekuatiran mengenai keuangan dapat membangkitkan keserakahan, ketamakan, sikap mengingini, menimbun atau mencuri.
  • Kekuatiran mengenai pencapaian tujuan atau menyelesaikan tugas dapat membuat kita mudah tersinggung dan bersikap kasar.
  • Kekuatiran mengenai hubungan-hubungan dengan orang lain dapat membuat kita menarik diri, cuek, atau tidak peduli mengenai orang lain.
  • Kekuatiran mengenai tanggapan orang lain terhadap diri kita dapat membuat kita berbohong atau sengaja menutup-nutupi kenyataan.

Pada saat kita mengalahkan kekuatiran, banyak dosa yang bisa kita batalkan. Apa sebenarnya akar penyebab daripada kekuatiran?

Yesus berbicara panjang lebar  mengenai hal kekuatiran di Matius 6:25-30. Dia berkata agar kita jangan kuatir atas hidup kita. Dia menggunakan ilustrasi burung di langit dan bunga di ladang untuk menjelaskan maksud-Nya. Kemudian di Matius 6:30 Dia berkata: “Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya?”