Budaya Indonesia


Budaya Indonesia

(Indonesian Culture)

Understanding of Culture.

“Culture is the characteristics of a particular group of people, defined by everything from language, religion, cuisine, social habits, music and arts.”

How many Cultures?

As we know we can’t count how many cultures that we have. But cultures are so many. Every countries or region of a country have their own cultures. And it is different with each other. We can recognize it if we go or travel around the world. Like in Indonesia, we have so many cultures. What kind of cultures that we have in Indonesia? We can take a simple example, like Poco-poco dance from Papua, Plates Dance from around of Java etcetera. Of course we can’t count how many cultures around of the world. But the culture it self defined into kind of cultures such as Western Culture, Eastern Culture, Latin Culture, Middle Eastern Culture and African Culture.

Culture vs Civilization

The different is too significant. Culture can defined into many kinds of language, habits, music etc. But for the doctor’s field, culture is not like music, or languages but a specific meaning in doctor’s field. And it can’t be make a definition from that thing.

That is short and simple explanation from me.

 

Author: Wesli Bravo S.

Class: 4SA02

NPM: 12609320

Media Konvergen (Convergence Media)


Media Konvergen (Media Gabungan)

Media konvergen adalah bergabungnya media-media seperti media cetak, media online menjadi satu kesatuan. Kata “konvergensi” sendiri sering digunakan untuk merujuk ke berbagai proses yang berbeda, sehingga terkadang menimbulkan kebingungan. Konvergensi media adalah penggabungan atau menyatukan saluran-saluran komunikasi masa, seperti media cetak, radio, televisi, internet, bersama dengan teknologi-teknologi portable dan interaktifnya, melalui berbagai platform presentasi digital.

Dalam perumusan yang lebih sederhana, konvergensi media adalah bergabungnya atau terkombinasinya berbagai jenis media, yang sebelumnya dianggap terpisah dan berbeda ke dalam sebuah media tunggal.

Gerakan konvergensi media tumbuh berkat adanya kemajuan teknologi akhir-akhir ini, khususnya dari munculnya internet dan digitalisasi informasi.

Contoh sederhana tentatng media konvergens media adalah salah satu produknya, sebagai hasil perkembangan terkini padateknologi mobile. Handphone yang anda miliki sekarang bisa melakukan fungsi kalkulator, njuga bisa untuk menonton siaran TV, mendengarkan radio, merekam suara, merekam gambar video dan sebagainya.

Konvergensi media memungkinkan para professional di bidang media masa untuk menyampaikan berita dan menghadirkan informasi dan hiburan dengan menggunakan macam media.

Komunikasi yang sudah dikonvergensikan menyediakan berbagai macam alat untuk penyampaian berita dan memungkinkan konsumen untuk memilih tingkat interaktivitasnya., seraya mereka bisa mengarahkan sendiri penyampaian kontennya.

Konvergensi media memungkinkan khalayak media massa untuk berinteraksi dengan media masa dan bahkan mengisi konten media masa. Audiens sekarng dapat mengontrol kapan, diamana dan bagaimana mereka mengakses dan berhubungan dengan informasim, dalam berbagai jenisnya.

Dalam media konvergen kita juga bisa melihat berbagai contohnya seperti video live streaming di situs-situs web. Seperti situs TV One, disana ada video live streaming yang bisa Anda akses apabila anda tidak berada di depan layar televisi yang anda miliki di rumah. Dengan live streaming inilah para penonton bisa menikmati berita lewat internet. Hal ini disebut media konvergen atau media yang digabungkan dengan media-media lainnya.

Media Online


Media Online

 

Media online adalah salah satu bentuk media masa. Media ini diakses oleh internet. Media online merupakan perkembangan teknologi dalam penyampaian berita. Kita bisa mendapatkan berita secara murah dan mudah. Tidak perlu membeli koran atau surat kabar lainnya. Kita hanya membutuhkan media computer dan jaringan internet untuk mengakses media online ini. Media online itu adalah seperti media cetak yaitu koran. Tapi ini di dalam dunia maya. Tidak hanya computer yang dapat mengakses media online ini. Sebab handphone atau teknologi lainnya seperti gadget-gadget sepeti iPad bisa mengakses media online tersebut dengan mudah. Dalam media online kita dapat menemukan berita-berita seperti berita seputar politik, bisnis, hiburan dsb.

Media-media online yang terkenal adalah seperti:

1. Detik.com

2. Kompas Cyber Media

3. Republika

4. Suara Pembaharuan

5. Media Indonesia

Dll.

Media Online di Indonesia kebanyakan lahir pada saat jatuh-nya pemerintahan Suharto di tahun 1998, dimana alternatif media dan breaking news menjadi komoditi yang di cari banyak pembaca.

Dari situlah kemudian tercetus keinginan membentuk detikcom yang update-nya tidak lagi menggunakan karakteristik media cetak yang harian, mingguan, bulanan. Yang dijual detikcom adalah breaking news. Dengan bertumpu pada tampilan apa adanya detikcom melesat sebagai situs informasi digital paling populer di kalangan pengguna internet Indonesia.

Lahirnya detikcom

detikcom barangkali merupakan media online Indonesia yang pertama yang di garap secara serius. Tidak heran karena pendirinya kebanyakan dari media, Budiono Darsono (eks wartawan DeTik), Yayan Sopyan (eks wartawan DeTik), Abdul Rahman (mantan wartawan w:Tempo), dan Didi Nugraha. Server detikcom sebetulnya sudah siap diakses pada 30 Mei 1998, namun mulai online dengan sajian lengkap pada 9 Juli 1998. Jadi tanggal 9 Juli ditetapkan sebagai hari lahir Detikcom.

Masa awal detikcom lebih banyak terfokus pada berita politik, ekonomi, dan teknologi informasi. Baru setelah situasi politik mulai reda dan ekonomi mulai membaik, detikcom memutuskan untuk juga melampirkan berita hiburan, dan olahraga.

Media online merupakan salah satu alternative mencari berita yang kita butuhkan.

Koran / Surat Kabar


Koran adalah merupakan salah satu media masa yang juga berperan penting dalam penyampaian berita. Koran adalah media cetak yang dikagumi oleh para pekerja kantoran. Pada waktu dahulu kala koran juga masih belum berwarna alias hitam putih. Seiring perkembangan jaman dan teknologi dunia, maka koran pun ikut berkembang menjadi koran yang berwarna. Didalam koran, kita bisa membaca berita apa saja, mulai dari dunia politik, bisnis, keuangan, hiburan dan sebagainya. Lebih dari 200 tahun surat kabar menjalankan fungsinya sebagai satu-satunya media penyampai berita kepada khalayak dan sebagai sumber satu-satunya bagi khalayak dalam mengakses informasi yang sama secara bersamaan. Surat kabar pertama kali diterbitkan di Eropa pada abad ke-17. Di Indonesia sendiri, surat kabar berkembang dan mempunyai peranannya sendiri di tengah masyarakat hingga sekarang. Sejarah mencatat bahwa produk mesin cetak Johann Gutenberg ini, telah mengambil peran yang cukup signifikan dalam perkembangan surat kabar di Indonesia dari berbagai aspek kehidupan keterkaitannya sebagai media massa yang berpengaruh di masyarakat. Berikut adalah paparan singkat mengenai surat kabar di Indonesia.

Pada dasarnya, sejarah surat kabar di Indonesia terbagi dalam dua babak yakni babak pertama yang biasa disebut babak putih dan babak kedua antara tahun 1854 hinggaKebangkitan Nasional. Kedua babak inilah yang amat berperan dalam perkembangan surat kabar di Indonesia. Babak pertama adalah babak putih, yaitu saat Indonesia masih dalam keadaan terjajah oleh kolonialisme Belanda. Disebut babak putih karena surat kabar pada waktu itu mutlak milik orang-orang Eropa, berbahasa Belanda dan diperuntukkan bagi pembaca berbahasa Belanda. Kontennya hanya seputar kehidupan orang-orang Eropa dan tidak mempunyai kaitan kehidupan pribumi. Babak ini berlangsung antara tahun 1744-1854. Babak kedua yang berlangsung antara tahun 1854 hingga Kebangkitan Nasional secara kasar dapat dibagi dalam tiga periode, yakni:

Antara tahun 1854-1860

Dalam periode ini surat kabar dengan bahasa Belanda masih memegang peranan penting dalam dunia pers Indonesia, namun surat kabar dengan bahasa Melayu telah terbit bernama Slompret Melajoe di Semarang yang diterbitkan oleh H.C. Klinkert.

Antara tahun 1860-1880

Surat kabar dengan bahasa pra-Indonesia dan Melayu mulai banyak bermunculan tetapi yang menjadi pemimpin surat kabar-surat kabar ini semuanya adalah orang-orang dari peranakan Eropa.

Antara tahun 1881 sampai Kebangkitan Nasional

Periode ini mempunyai ciri tersendiri karena para pekerja pers terutama para redakturnya tidak lagi dari peranakan Eropa tetapi mulai banyak peranakan Tionghoa dan Indonesia atau biasa disebut dengan pribumi. Teks miring

 

Ada lima jaman koran atau surat kabar berkembang yaitu pada jaman penjajahan Belanda, Jepang, pada masa Orde Lama (ORLA), Orde Baru (ORBA), dan Orde Reformasi (Reformasi).

Televisi (TV)


Telivisi

Televisi (TV), adalah salah satu perkembangan teknologi untuk penyampaian berita dengan suara dan visual. Apabila radio merupakan alat penyampaian berita yang hanya dengan suara yang dapat kita dengar, maka televisi adalah media untuk penyampaian berita yang dapat kita dengar dan lihat. Karena televise adalah teknologi penyampaian berita yang menggunakan visual dan audio.

Pada mulanya Televisi hanya berwarna hitam dan putih. Karena pada saat penemuan televisi, belum ada teknologi yang menggunakan warna untuk televisi. Untuk jaman modern sekarang, kita bisa melihat televisi dengan berwarna. Tidak hanya berita yang dapat kita nikmati di televisi. Kita juga bisa menikmati hiburan-hiburan yang disajikan oleh perusahan-perusahan televisi lokal maupun internasional. Di jaman modern sekarang ini juga, televisi masih akan dikembangkan menjadi televisi dengan teknologi yang canggih. Misalkan, sekarang televisi bisa internetan, tapi sebelum-sebelumnya, televisi tidak bisa melakukan hal tersebut. Kita belum tahu akan masa depan televisi karena, pasti semakin berkembangnya teknologi, maka teknologi televisipun akan berkembang secara otomatis. Kita juga belum tahu bagaimana kemajuan teknologi di bidang pertelevisian nantinya. Apakah nanti TV masa depan bisa dilipat? Atau di jinjing bahkan bisa buat menelpon sekalipun. Tak ada yang tahu! Itulah imajinasi kita semua. Yang jelas televisi tidak akan pernah terlepas dari dunia ini. Semua orang membutuhkan televisi.

Televisi sendiri pertamakali ditemukan oleh Joseph May seorang berkebangsaan Irlandia. Pada tahun 1873 seorang operator telegram asal Valentia, Irlandia yang bernama Joseph May menemukan bahwa cahaya mempengaruhi resistansi elektris selenium. Ia menyadari itu bisa digunakan untuk mengubah cahaya kedalam arus listrik dengan menggunakan fotosel silenium (selenium photocell). Joseph May bersama Willoughby Smith (teknisi dari Telegraph Construction Maintenance Company) melakukan beberapa percobaan yang selanjutnya dilaporkan pada Journal of The Society of Telegraph Engineers. Hal ini merupakan embrio dari teknologi perekaman gambar. etelah beberapa kurun waktu lamanya kemudian diciptakan sebuah piringan metal kecil yang bisa berputar dengan lubang-lubang didalamnya oleh seorang mahasiswa yang bernama Julius Paul Gottlieb Nipkow (1860-1940) atau lebih dikenal Paul Nipkow di Berlin, Jerman pada tahun 1884 dan disebut sebagai cikal bakal lahirnya televisi. Sekitar tahun 1920 John Logie Baird (1888-1946) dan Charles Francis Jenkins (1867- 1934) menggunakan piringan karya Paul Nipkow untuk menciptakan suatu sistem dalam penangkapan gambar, transmisi, serta penerimaannya. Mereka membuat seluruh sistem televisi ini berdasarkan sistem gerakan mekanik, baik dalam penyiaran maupun penerimaannya. Pada waktu itu belum ditemukan komponen listrik tabung hampa (Cathode Ray Tube)

Begitulah televisi ditemukan pertama kalinya. Semakin lama teknologi televisi akan berkembang sering dengan perkembangan teknologi di dunia.

Tugas Jurnalistik 2: Tema: Media Masa Sebagai Alat Komunikasi Penting Bagi Dunia Serta Perkembangan Teknologi Penyampaian Berita


Tugas Jurnalistik 2

 

Tema: Media Masa Sebagai Alat Komunikasi Penting Bagi Dunia Serta Perkembangan Teknologi Penyampaian Berita.

 

Radio

Radio adalah salah satu bentuk alat komunikasi yang digunakan oleh masyarakat untuk menyampaikan pesan. Pada zaman dahulu orang-orang belum mengenal radio. Mereka menggunakan media lain dalam mengirimkan pesan. Begitu pula pada zaman penjajahan. Sebelum ada radio mereka untuk mengirimkan pesan kepada orang lain adalah dengan menggunakan burung merpati dalam mengirimkan pesan. Burung merpati digunakan karena, burung ini mempunyai keahlian dalam navigasi, sehingga burung tersebut tidak akan pernah tersesat untuk mencari tempat pulangnya.

Disaat radio ditemukan, maka lama-kelamaan orang-orang akan beralih pada radio. Pengiriman pesan lewat radio dirasa lebih mudah pada saat itu. Sehingga banyak sekali yang menggunakan radio untuk mengirimkan pesan-pesan penting dan sebagainya. Radio sendiri dalam pengiriman pesannya adalah dengan cara modulasi dan penggunaan gelombang radio. Gelombang radio sendiri terdiri dari modulasi amplitudo atau yang sekarang kita sebut (AM) dan yang satunya adalah modulasi frekuensi (FM). Akan tetapi orang sering menggunakan gelombang modulasi frekuensi (FM) untuk menyari sinyal daripada menggunakan modulasi amplitudo (AM). Metode pengiriman sinyal seperti ini disebut analog. Selanjutnya, seiring perkembangan teknologi ditemukanlah internet dan sinyal digital yang kemudian mengubah cara transimi sinyal radio. Melalui situsnya dijelaskan bahwa RRI atau Radio Republik Indonesia secara resmi didirikan pada tanggal 11 September 1945, oleh para tokoh yang sebelumnya aktif mengoperasikan beberapa stasiun radio Jepang di 6 kota. Rapat utusan 6 radio di rumah Adang Kadarusman, Jalan Menteng Dalam, Jakarta, menghasilkan keputusan mendirikan Radio Republik Indonesia dengan memilih Dokter Abdulrahman Saleh sebagai pemimpin umum RRI yang pertama. Rapat tersebut juga menghasilkan suatu deklarasi yang terkenal dengan sebutan Piagam 11 September 1945, yang berisi 3 butir komitmen tugas dan fungsi RRI yang kemudian dikenal dengan Tri Prasetya RRI.

Penghapusan Departemen Penerangan oleh Pemerintah Presiden Abdurahman Wahid dijadikan momentum dari sebuah proses perubahan government owned radio ke arah Public Service Boradcasting dengan didasari Peraturan Pemerintah Nomor 37 tahun 2000 yang ditandatangani Presiden RI tanggal 7 Juni 2000.

Saat ini RRI memiliki 52 stasiun penyiaran dan stasiun penyiaran khusus yang ditujukan ke Luar Negeri dengan didukung oleh 8500 karyawan.

Kecuali di Jakarta, RRI di daerah hampir seluruhnya menyelenggarakan siaran dalam 3 program yaitu Programa daerah yang melayani segmen masyarakat yang luas sampai pedesaan, Programa Kota (Pro II) yang melayani masyarakat di perkotaan dan Programa III (Pro III) yang menyajikan Berita dan Informasi (News Chanel) kepada masyarakat luas. Di Stasiun Cabang Utama Jakarta terdapat 6 programa yaitu programa I untuk pendengar di Propinsi DKI Jakarta Usia Dewasa, Programa II untuk segment pendengar remaja dan pemuda di Jakarta, Programa III khusus berita dan Informasi, Programa IV Kebudayaan, Programa V untuk saluran Pendidikan dan Programa VI Musik Klasik dan Bahasa Asing. Sedangkan “Suara Indonesia” (Voice of Indonesia) menyelenggarakan siaran dalam 10 bahasa.

The Effects of Social Network


Dear readers,

Readers, how are you today? I hope all of you are feeling well. Ok, today I will write about The Effects of Social Network. First, this article is a assignment that I made in Advanced Language Laboratorium in Gunadarma University. Ok, let we start!

The Effects of Social Network

Social NetworkSocial Network as we know nowadays is a media that we can communicate with each others such as with our friends, parents, colleague etc. With social netwok, we can share somthing about our life, what about our thinking, what’s in our mind too. It is very good media! Social Network is very good! There are a lot of positives side of social network. But beside that, there are a lot of negatives side of social network too. It’s called The Effects of Social Network.

The effects of social network are like:

  1. Human Traffiking Business
  2. Lying to a random person
  3. Narccisistic Tendencies*
  4. Mental Disorder*
  5. Anti Social Behaviors*
  6. Mania*
  7. Aggresive Tendencies* etc.

Those are effects/negatives sides/impact of social network. But not only that. Maybe there are other negative sides of social network that we still don’t know. Therefore, we should use social network as good as we can and use social network wisely!! I never use social network for bad behaviors all this time. I always use social network for good thing. Such as share motivated quotes, motivated words etc.

So, for your kindness please use social network as good as you can. Use it wisely!!!

Regards…

Your humble author,

Wesli Bravo S. 12609320, 3SA02

Source picture: www.shuttershock.com. For some article *) : http://www.apa.org/news/press/releases/2011/08/social-kids.aspx

Protected by Copyscape Unique Content Check PLEASE DO NOT COPY!! Copyright © The Dreamers Base Camp, 2012